menjelajahi pintu..mengarah padamu
berkali kutemukan kunci
tetap berjalan ke arahmu
biarkan saja agin memenuhi rongga perut
asal bukan anjing yang masuk
biarkan saja tumpukan batu memenuhi mulut
asal bukan busuk mayat menutup
kamu..
kamu saja, bagaimana?
wani piro?
tanpa menoleh.
hanya senyum
entah berarti kau menelan kayu
atau ada semerbak wangi walang sangit
di hatimu..
maaf, didepanmu..
menyeringai..
membuatku malu
penuh
berkali kutemukan kunci
tetap berjalan ke arahmu
biarkan saja agin memenuhi rongga perut
asal bukan anjing yang masuk
biarkan saja tumpukan batu memenuhi mulut
asal bukan busuk mayat menutup
kamu..
kamu saja, bagaimana?
wani piro?
tanpa menoleh.
hanya senyum
entah berarti kau menelan kayu
atau ada semerbak wangi walang sangit
di hatimu..
maaf, didepanmu..
menyeringai..
membuatku malu
penuh
No comments:
Post a Comment