Tuesday, 11 February 2014

Tong kosong, saja

menjelajahi pintu..mengarah padamu
berkali kutemukan kunci
tetap berjalan ke arahmu

biarkan saja agin memenuhi rongga perut
asal bukan anjing yang masuk

biarkan saja tumpukan batu memenuhi mulut
asal bukan busuk mayat menutup

kamu..
kamu saja, bagaimana?

wani piro?
tanpa menoleh.

hanya senyum
entah berarti kau menelan kayu
atau ada semerbak wangi walang sangit
di hatimu..

maaf, didepanmu..
menyeringai..

membuatku malu

penuh

Wednesday, 5 February 2014

refresh mind, please

i need to refresh my mind

melihat dari jauh..
melihat dari ketinggian


agar mampu melihat masalah menjadi bukan masalah
agar mampu mengungkap rasa tanpa ada rasa bersalah

biar semua menjadi satu fakta
yang menyisakan kenangan indah
lalu belajar mencar hikmah
disetiap senja yang menyimpan luka

Aku letih..
biarkan aku sendiri
agar aku menjadi lebih mengerti
bahwa ini bukan untuk menyakiti

-awal Februari 2014-
Cinta

pecah

Kau tahu..
apa rasanya saat daun beterbangan..
bila cinta matahari tak lagi menerangi bumi
ada rasa yang tertinggal di hati
meski semua telah tertumpah
bermacam rasa yang tersisa

Kau tahu..
bagaimana rasanya saat senja tak lagi merona?
ada sebongkah rindu yang tak lagi menderu
hingga aku peluh..





Kau tahu..
saat mereka berburuk sangka..
hingga kau terluka
dan pecah..

Sumringah wajah yang dia hadirkan
tak mampu cerahkan hati yang begitu berduka
perbaikan yang dia usahakan
tak mampu membuat mereka merelakan

Ada saat genting begitu rupa
saat dia tak lagi menampakkan wajah
hingga berdarah
dan mesti dipapah

Ini jalan Allah, ini jalan terindah dari-Nya
ada luka, suka dan rasa yang tak mampu kau abaikan
meski ingin
ini cara-Nya..
cara terindah