Monday, 11 November 2013

Judulnya, terserah

Biarlah waktu tetap melaju
Agar tak habis ia untuk mengeluh
Berbulat-bulat tekad menyusun teguh
Berbalas sangka lelahpun ragu
apa memang absolut begitu?

Lelah..
biarlah ia tetap milik kita
mengurai asa menjadi pasrah
terserah, apa saja

sedang..
semua suka bergumam remah
Episod lain
sebulir embun memaksakan diri
tampil riang dipagi hari
membulat tak sempurna
mengerut menahan luka
semburat kecewa
tentu saja tak dinampakkannya..
ini tugas, katanya..
kau hanya perlu sedikit melapangkan rasa

Whattsss??

why always me ???


Bisakah kita bicara sedikit saja?
aku tak mau, segala cinta, sayang, ukhuwah terjerat begitu saja
ah..jika kupikir, apa masalahku?
andai saja tidak menyeret namaku
aku akan cuek saja
males banget ngurusin beginian

berkali mengambil nafas panjang
berharap bukan saya yang diperhitungkan

jangan aku..
why always me???

take a deep breath..
more and more..

Saat kita merasa terluka, bisa jadi kita sedang menjauh dari Sang Pencipta..
Maka alangkah bagusnya berbaik sangka dan menlapangkan ruang untuk mengalah