Wednesday, 16 July 2014

Ujian Cinta di Bulan Suci

ramadhan
aku senang denganmu
memang tak ada hubungan
antara masalahku denganmu

persoalan ini,
menghinggapiku
berbarengan dengan kehadiranmu

entah, aku kalut
mungkin trauma
sebelum akhirnya

aku mengerti
kurasa ini ujian dibulan suci

ujian cinta dari Allah
Alhamdulillaah 'ala kulli haal

Kegelisahan Hati

bulan ini, menginjak awal bulan ke empat..

dalam empat bulan yang menggelisahkan
menyesakkan dan tak ada waktu untuk bersantai

ada kuliah yang kutempuh disela jadwal padatku mengajarku
ada rindu yang membatu untuk seseorang, entah siapa
ada persoalan kurikulum 13 yang sangat jengah sampai ditelingaku
aku pelakunya, pelaku kurikulum ini
diantaranya pula, ada engkau, dia, kamu dan mereka
yang meminta perhatian ekstra

Allah, aku malu pada-Mu
kurasa aku baru saja mengabaikan-Mu
Terima kasih atas segala nikmat sehat, keluarga
dan kelapangan hati

dalam empat bulan yang menggelisahkan
ada beberapa orang datang silih berganti
dua biodata cinta ku terima..
1 perkenalan dari sahabat lama
ada juga pengusaha resto jepang
dan juga seseorang yang terlambat datang
sedikit mengacaukan

dan akhirnya..
kupupuk rasa, aku memilihmu
satu biodata

aku tak mempermasalahkan fisik
karena aku tahu...
itu kekuranganmu

kubelai pagi yang muram
kusayang siang yang meradang
dan kurindui malam yang dingin

untuk memilihmu

dan entah bagaimana akhirnya
kau tak jadi lanjut denganku
alasan klise karena jauh

bukan, jika saja
ada ikhtiyar yang maksimal
ada doa yang tak kunjung putus disetiap sujud
ada tawakkal yang penuh meminta Rabb hadir
Allah akan membantu, semesta mendukung

aku tak tahu, mungkin ini jawaban Allah
atas doa-doa malamku..atas sujud-sujud panjang kita

Allahu Akbar
bagiku cobaan besar
entah bagimu..

semoga engkau baik-baik saja


paska berpisah

aku khawatir
semoga engkau baik-baik saja

biarlah saja waktu mengaburkan rasa
aku akan bersikap biasa saja

aku tak tahu
apa engkau sedang mencoba-coba
atau mungkin kau sedang terluka

terang saja...
aku cemas
tak terkira

terlalu cemas...

kuharap kau tak sepertiku
yang begitu terluka karena pergimu

atau aku yang terlalu sedih
terlalu perasa

ah..aku hanya cemas saja

perpisahan

Abaikan saja perasaanmu
biarkan saja rindumu
mereka melarang
dan aku akan berusaha menghilangkan

pergi diam-diam
hingga lupa pulang
meski kadang aku penasaran
lalu melubangi dinding
sekedar untuk tahu
sedang apa kau sekarang

mungkin
kamu bukan jalanku
aku bukan jalanmu
hanya salingsapa di tengah perjalanan

memang..
aku terlanjur memupukmu
karena aku tahu
rasa bisa dipupuk
dan kurasa...
sekarang aku terpukul palu

terlalu...
karena terputus dari batangnya
sakit memang
tunggulah hingga layu
sampai akar tercabut dengan sempurna

hingga tak ada rasa
dan itu memang memakan masa

Tuesday, 15 July 2014

Setelah Kau Pergi

dan kini...
aku harus mulai menanti lagi

menjawab rindu yang semakin beku
semoga trauma tak menjadi pribadiku

membuka lembaran putih
berharap segera menemukan pengganti

Yang Allah ridhoi

Tugasku kini...
memperbaiki diri

17 Ramadhan

Allahu Akbar
Inilah yang telah ditakdirkan Allah
sujud-sujud istikhoroh menjawab

beginilah akhir kisah kita
dan inilah jawaban Allah atas doa-doa kita

Adalah kita yang mendambakan sunnah Rasul
mencoba berharap ridho Allah melalui jalan ini

Dan akhirnya
ada saja penghalangnya

entahlah..
mungkin ini jawaban Allah

dan hanya tawakkal kepada Allah yang mampu menjawab
tangisan panjang setelah keputusan

Semoga segera datang yang lebih baik
untukku
untukmu

Sunday, 13 July 2014

titik ragu

mengalirlah rindu yang bertalu
lepaslah segala ikatan semu
aku benci
aku merindu...

tapi aku sudah bosan dengan rindu
aku mengeluh
karena semua berubah
dulu..
tak lagi sama
dengan sekarang

aku..
kini mulai meragu