Sunday, 31 March 2013

pergi

ada satu kata yang menarik saat kau ditinggal pergi oleh seseorang yang kau cintai

Jika kau pergi meninggalkan aku, aku hanya kehilangan orang yang tak mencintaiku
dan kau.. kehilangan orang yang benar benar mencintaimu

Teh Devi

Thursday, 21 March 2013

Menjadi lebih baik atau menjadi baik, menjadi baik

kusadari sepenuhnya...
setiap kata dan perbuatan akan selalu beriringan dengan akibatnya
kusadari sepenuhnya ...
bahwa setiap maksiat
akan berakibat dalam sejarah hidupnya

dan kusadari sepenuhnya...
bahwa aku bukan apa apa

aku adalah manusia biasa
baik..aku ingin menjadi manusia yang baik
apapun yang menerpaku..
aku hanya ingin menjadi manusia yang baik
dan menjadi lebih baik
atau tetap menjadi yang baik saja.
menjadi baik.

insyaAllah..

Tuesday, 19 March 2013

Purple Night

Malam ini
kuhias dg purple night
ada aroma rindu disana
rindu kebaikan
rindu menjalankan
rindu tutur kata halus menasihati
dengan kuas cinta
atas sesama muslim

sepertinya ombak itu tak begitu tenang..
Teringat laranya sang saudara di pantai sana
di perbatas palestin-israel
di lembah persembunyian afganistan
juga di pedalaman philipina

purple night..
Ada gurat wajah sepuh ibunda
juga bapak yg kini berkurang pendengarannya
wajah damai mereka..

Ah Indonesia..
Tak sama antara jakarta dan papua
tak sama pula santunnya gadis sunda dan bule amerika..
Indonesia, ayu dan cerdas di masa lalu..

¤ that the real complete life..
Keep stay on this way..brother, sister
here, Islam way

Cinta Sahaja

Engkaulah cinta yang berjalan di depan bagai lentera
engkaulah yang senyumnya mampu melegakan sukma
engkaulah yang santunnya menyinari dunia..
Engkaulah yang meninggalkan jejak berhikmah

atas ijin Allah yang menggenggam ruh seluruh mahluk..

Engkau manusia mulia penuh kasih..tak terperih
mencintai sepenuh hati.

Salam bagimu ya Rasul..kerinduan bertemu di Kautsar

dapatkah kami?

Antri di kasir


After Dhuha, aku mengantar ibu belanja parcel di GM untuk pak tukang yang kerja di rumah. Kami menyusuri supermarket yang ramainya Subhanallah. Kami harus banyak berdoa karena pasar adalah tempat berkumpulnya syaithan. Ada makanan dan beberapa kebutuhan rumah tangga yang kami beli. Karena ramainya tempat akad jual beli (kasir), kami harus mengantri. panjaaaang ....
Ada anak laki laki kecil di depan kami, mungkin bersama kakeknya, Karena disampingnya ada bapak bapak sepuh. (r u sure itu his grandfather?, mungkin saja). Untuk mengusir jenuh sambil menunggu giliran akad jual beli, ibuku yang ramah mencoba berialog dengan anak laki laki kecil itu.
Ibuku : Kelas berapa le?
anak laki2: kelas 3
Ibuku : puasa?
anak laki2 : iya
Ibuku : puasa dhuhur ya?
anak laki2 : ndak, saya puasa maghrib.
Ibuku : wah pinternya

Iseng, ndak sengaja kulihat ada es krim di troli belanja si anak itu, "berarti sampai rumah, tuh es krim harus langsung masuk kulkas le", kataku. "ya" jawabnya.

Tak lama, sampailah giliran si anak kecil itu dan kakeknya melakukan akad jual beli. mbak yag ada i kasir mulai mengaktifkan sensor pendeteksi harga (apa ya namanya-nggak gaul banget deh). Tiba giliran si es krim di sensor, terus di masukkan plastik. Nah lho, si anak kecil itu langsung ngambil es krim dan membukanya lantas menyendok dan langsung memakannya. sambil berdiri pula.

Astaghfirullah, baru sadar aku dan ibuku di bohogi anak kecil. Ya Rabb...ndak habis pikir. bisa-bisanya anak ini berbohong.
Jadi inget siswaku, mereka selalu jujur dalam berbicara dan bertindak, ndaka ada kebohongan, meski ada sangsi yang sepadan akibat kesalahan yang di perbuat, mereka tetap mengakuinya dan melaksanakan sangsinya.

Ya Rabb.. sungguh hamba bersyukur memiliki siswa seperti mereka...akhlak dan kejujurannya bisa di pertanggungjawabkan. harus selalu dijaga, di luruskan. Ustadzah juga banyak belajar pada kalian, Nak..

Allahu yakhfadzunaa.. Amiin

Cerah


Kesalahan yang kita buat
atau hal yang kita lupa..
itu adalah salah satu bukti bahwa kita bukan malaikat.
Hati yang bertaubat
memaafkan
dan memperbaiki diri
adalah bukti bahwa kita bukan golongan syaitan

Alhamdulillah, sedikit pencerahan..
Kita masih manusia, dengan segala kekurangan dan kelebihan
InsyaAllah

Sunday, 17 March 2013

Tetaplah menjadi baik

Mukamu masam..
kata katamu menusuk hati

mungkin aku juga

kamu bukan malaikat
aku juga bukan syaithan

Jadi
Tetaplah menjadi manusia
manusia yang baik..

mungkin satu hari kau bermasalah
dan aku mengabaikannya

mungkin lain waktu aku yang tertimpa
dan mungkin kau tak menyadarinya

Jadi
tetaplah menjadi manusia
manusia yang baik

Tak ada beda aku dan kau..
hanya permainan kata

aku bisa jadi kau
kau bisa jadi aku..

Jadi
tetaplah menjadi manusia
manusia yang baik

di hadapan Allah

sosok lalu

seolah aku rindu, terus menertawaimu..
membiarkan cinta membeku jadi batu
ku lepas engkau
biar rinduku kian penuh..

ada serpihan angin di ujung otakku
membuatku darahku riuh
berlomba meniup gelembung gelembung
dan akhirnya aku luluh

hai Maria, tidakkah kau lupa kita pernah bercengkrama?
menggambar cita dan menghayalkannya
lalu berhenti tiba tiba pada gambaran perahu dan dermaga
kau menemukannya
tapi aku belum..

aku cukup mengerti bahasamu
aku cukup mengerti arti diammu
dan aku masih mencoba menjemputmu

Sunday, 10 March 2013

air mata pelagiku

ada yang mengalir di sudut mata pelanggi
membiarkan hutan di gunung kidul itu meranggas
mengelupas habis rambutnya
si belang berlarian tak menentu..hingga sampai ia di pojokan kampung si paiman, mengaum mengamuk
lalu menerjang segala yang ada bersama si moncong merah milik oposisi sang penguasa negeri
ada diantaranya terguling bersama mbah si paiman, mereka berdarah dan sama sama menghembuskan darah.

air mata pelangi sore itu semakin deras, menerjang kampung kampung. hiruk pikuk manusia bukan kembali ke rumahnya setelah pulang dari bekerja, anak anak pergi mengaji terhanyut, rumput rumput merelakan dirinya terinjak kerbau tenggelam , meski akarnya tak turut tercabut..tapi tanahnya telah tergerus air mata sang pelangi.

Desaku hanyut

 Aku menangis menderu badai, memakan gelegak lumpur menghitam, berkali kali mukaku tertampar kayu, entah kayu mentah atau telah masak serupa kursi bang ripun si penjahit yang tak pernah luput dari sholat berjamaah.
Apakah engkau ingin kusapa cinta? mengapa kau mendadak muncul di dahiku, tepat didepanku? apakah kau rindu padaku? rindu celotehan asalku yang juga merindukanmu. Tapi mulutku hanya bisa menganga menelan air tercampur lumpur. Ah, cinta..aku tak mampu menggapaimu..kau terus melaju, dan aku mengikutimu dengan lirikan mataku. saja..




Mengulang rindu

Mengulang rindu
diantara kerontang hujan
melaju tak terkendali kereta benci
benci diri sendiri..
tak terkendali lagi.

mengulang rindu
ditiap rinai gerimis
aku mau
butirannya menyuburkan rumput di halaman bukuku
:)



Lalu mengulanginya lagi
setiap hari..
Aku rindu bertemu

 
Lalu mengulanginya lagi
setiap hari
aku masih rindu


Dan rinainya berganti lebat..
Aku masih terlalu rindu


Lalu tak tertahankan lagi
perihnya hingga ujung jari
 
 
 


Sampai aku pada suatu pantai yang indah,
aku nyaman..tapi ini bukan pantaiku
ini pantainya, bukan milikku
 
Allah, aku ijinkan aku merindu pantai Mu