Sunday, 31 August 2014

aku melepasmu

telah kuletakkan cemburuku..
biar ia bernilai rendah di hatiku

kusampirkan rinduku
kegeletakkan ia di kakiku
maka kelepaskan dirimu

merelakanmu
mencari siapa saja
yang kau inginkan

maka
kini..
saksikanlah

aku melepaskanmu

Monday, 25 August 2014

rindu

betapa risau hatiku
aku tidak tahu
kapan terakhir kali kusematkan
dirimu di hatiku

tapi..

aku masih ingat benar
kapan terakhir kali kuucap lamat-lamat
namamu dalam sebait doaku

dalam tiap buka puasa
dalam doa malam-malam
tiap sujudku


aku tak bisa tahu..
darimana datangnya rindu bergemuruh

dia mengalir deras begitu saja
menerjang batu besar
melewati ribuan batang besar

rindu itu tetap hadir
tanpa penghalang

dan aku terbunuh
oleh rinduku


Tuesday, 19 August 2014

pasrah

memblokir pertemanan?
mampukah aku?

hati ini memang rapuh
tanpa kendali utuh
aku merenda peluh
yang hanya tertampung separuh

gusar?
ya
gelisah?
mungkin

apa saja..
tapi aku tengah menata
mencoba tak melihat beranda
mencoba tak menengok jendela

adakah kamu disana?
 entahlah

telah kupasrahkan hatiku
telah kukuatkan jiwaku
dengan ijin Rabb ku

ku ikatkan pada Nya

Monday, 18 August 2014

maaf, cinta

maaf cinta..
aku tak dapat menemui rembulan
yang kau pinta dipintu surga

maaf cinta..
aku tak dapat mengambil matahari
yang kau simpan di dasar samudera

maafkan aku cinta..
salam dariku
yang mungkin Allah sampaikan dalam bentuk rindu
dalam bentuk bulatan sehat

maaf cinta..
ada damai dalam tak bersegera
meski bersabar adalah yang terindah
solusi Allah untuk kita

yang belum tiba saatnya
dalam halal bersua

pantas ndak ya..

karena sepi menghampiri jiwa
dan sunyi menjadi sayapnya
aku berdiri
memandang diri
pantaskah aku berbagi?

aku kini harus lebih jeli lagi
menata hati agar tidak berkali-kali
menapak rindu tanpa batas
tanpa tahu dermaganya

Sunday, 17 August 2014

Bolehkan aku rindu

berliku rindu Tlah terabaikan Aku ingin kau tahu Rasaku Bukan untuk membiarkan Sambutlah dengan suka cita Dalam wadah yang halal Aku rindu Bolehkan aku mengatakan hal itu?

Sunday, 10 August 2014

hari ini aku aneh



Hari ini aku banyak melakukan kesalahan
Beberapa kali menumpahkan air
Air minum3x
semir cair sepatu
Air cucian 1x
Banyak hal yang tidak sengaja
Yang jelas
Hari ini
Gerakanku tak seimbang
Why, its qadarullah wa maa syaa a fa'al

rindu itu sakit



Telah kuletakkan rinduku di ujung kakiku
Melewatkan beribu malam menunggumu
Perih
Perih sekali

Dan kini aku tak lagi mengharapkanmu
Usang rasaku meski mengalir deras wajahmu

Aku takut jatuh
Terjatuh , berulang..itu sakit
Sampai aku tak mampu berharap lebih lagi
Aku takut
Terjatuh
Terlalu dalam
Lagi
Untuk
Ke sekian kali

jangan berani muncul di mimpiku, lagi..sebelum ....



Melerai rindu
Menyekat rasa
ini bukan untukmu
Tapi jujur, iya ini untukmu

Jangan berani muncul di mimpiku lagi
Pergilah
Tolong
Jangan buat aku merindukanmu

Jangan berani muncul di mimpiku lagi
Kecuali pertanda kau akan segera
Bersanding denganku

***
Jangan berani muncul di mimpiku lagi
Kecuali kau lebih dulu datang
Memintaku pada ayah dan ibuku
****
Jangan berani lagi muncul di mimpiku
Aku lelah menahan rindu

Thursday, 7 August 2014

Memendam

Aku.. Mengapa jadi seperti ini Semua salah Ngapa-ngapain salah Mengapa..hatiku sedih Disini..tinggal aku sendiri Menyepi bersama sunyi Melihat hati terasa sekali Ingin kau ada di sisi aku lelah Lelah sekali

Tuesday, 5 August 2014

melepas rindu



Kulepaskan rindu di laut lepas
Agar rantainya berkarat
Lalu rapuh dan meninggalkanku

Agar lega kusapa dunia
ini aku..yang penuh luka
Akibat cinta

Kutahan tak kusapa
kupendar pelangi senja
Kubiarkan saja membahana
Tanpa kusambung sang rasa

Aku benci berkata rindu
Aku malas berkata sayang
Biar hati berucap demikian

Demi keridhoan Nya
Dan Dia lebih tahu segala-galanya

Rapuh



Kulepaskan rindu di laut lepas
Agar rantainya berkarat
Lalu rapuh dan meninggalkanku

Agar lega kusapa dunia
ini aku..yang penuh luka
Akibat cinta

Kutahan tak kusapa
kupendar pelangi senja
Kubiarkan saja membahana
Tanpa kusambung sang rasa

Aku benci berkata rindu
Aku malas berkata sayang
Biar hati berucap demikian

Demi keridhoan Nya
Dan Dia lebih tahu segala-galanya

Monday, 4 August 2014

Menyerah

telah kuputuskan hatiku
untuk menyerah pada waktu

untuk menyerah mencari lelakiku

lalu kuserahkan semua pada Tuhanku
semuanya..kukembalikan

Aku...
menyerah
Aku...
lelah
Aku..
ingin istirahat sejenak
Tuhaaan


entah menyerah entah apa..
Aku berserah...
berserah padaMu Tuhan