Istighfarlah bersama kami
Lembaran titah ternoda..
terlempar, dipungut dan teronggokkan
hhhh
lembaran itu, jelaskan pengertiannya..
bukan sembarang bisa diterjemahkan
tanyalah..tanya !
pada ahlinya..
bukan mereka-reka
agar tak tersesat kau memaknainya..
Istighfarlah bersama kami..
lembarannya telah terbuka
sedang kafilah sedang terluka
lalu kau kembali menyalahkannya
begini bunyinya...
menurut sang tinta di lembarannya
Apa terlalu banyak orang pintar?
bertanyalah..
agar kau mengerti kupasan ayatnya
bukan sekedar menghujat berbekal surat
sedang kau sendiri bukan kafilah yang berangkat
Bercerita kafilah sepulangnya..
agar semua mengerti titah sebenarnya..
sedang kau pamit berlalu
tanpa bertanya di kemudian masa
lalu melenggang
mengobrak abrik menerjemah
dengarkan, pahamkan
bukan seenaknya berbekal titah tulis
lalu bicara ..
Istighfarlah bersama kami..
bukan menyamakan serupa Alqur'an sayang
yang harus diterjemahkan bersama Alqur'an
lalu hadits
hanya ingin semua paham..
semudah pipit berkicau tanpa menyebab kacau
hhhhh
Duduklah bersama kami..
Istighfarlah bersama kami..
agar kau mengerti apa yang telah disampaikan
pada kami..
hhhh..
atau sejujurnya..aku mundur saja?
Ahad, Selepas sabtu rapat..