Wednesday, 5 February 2014

pecah

Kau tahu..
apa rasanya saat daun beterbangan..
bila cinta matahari tak lagi menerangi bumi
ada rasa yang tertinggal di hati
meski semua telah tertumpah
bermacam rasa yang tersisa

Kau tahu..
bagaimana rasanya saat senja tak lagi merona?
ada sebongkah rindu yang tak lagi menderu
hingga aku peluh..





Kau tahu..
saat mereka berburuk sangka..
hingga kau terluka
dan pecah..

Sumringah wajah yang dia hadirkan
tak mampu cerahkan hati yang begitu berduka
perbaikan yang dia usahakan
tak mampu membuat mereka merelakan

Ada saat genting begitu rupa
saat dia tak lagi menampakkan wajah
hingga berdarah
dan mesti dipapah

Ini jalan Allah, ini jalan terindah dari-Nya
ada luka, suka dan rasa yang tak mampu kau abaikan
meski ingin
ini cara-Nya..
cara terindah

No comments:

Post a Comment