Kau datang lagi..
datang lagi
kenapa?
kenapa kau bertanya kabarku?
kenapa kau bertanya aku sedang sibuk apa?
mengapa kau bertanya...
jangan menoleh lagi
bahkan untuk berucap selamat tinggal
atau sekedar menyapa
atau sekedar melihat dari persembunyianmu
jangan,
aku sungguh tak sanggup
aku sungguh tak mampu menahan perih di jariku
aku tak sanggup menahan air mata merindukanmu
yang bukan milikku...
ucapan selamat untukmu atas hari hari bersamanya
sulit keluar..
tapi itu tulus..
meski terlambat
biarkan hatiku sembuh dulu
biar lukaku tak bertambah parah
bahkan aku belum sanggup menerima cinta yang baru
sungguh
datang lagi
kenapa?
kenapa kau bertanya kabarku?
kenapa kau bertanya aku sedang sibuk apa?
mengapa kau bertanya...
jangan menoleh lagi
bahkan untuk berucap selamat tinggal
atau sekedar menyapa
atau sekedar melihat dari persembunyianmu
jangan,
aku sungguh tak sanggup
aku sungguh tak mampu menahan perih di jariku
aku tak sanggup menahan air mata merindukanmu
yang bukan milikku...
ucapan selamat untukmu atas hari hari bersamanya
sulit keluar..
tapi itu tulus..
meski terlambat
biarkan hatiku sembuh dulu
biar lukaku tak bertambah parah
bahkan aku belum sanggup menerima cinta yang baru
sungguh
No comments:
Post a Comment