Thursday, 14 February 2013

Banyak mana? nafas ataukah bintang?

karena kau tlah meluruh dalam hatiku..
lalu tercampur bersama malam semu
apa yang kau rindu maria?

sejenak cahaya menangkap dunia
membungkusnya dengan cinta
untuk penjemur ikan asin
untuk petani garam
untuk pembuat rengginang..

berenanglah hingga ke tepian
biarlah wangi udara siang membalur rambutmu
bah, rambut yang mana? kata si togar
rambutku ini tak ada, habis sudah kucukur

lalu apa yang istimewa?
jemarikah yang indah?
atau hidung mancung telah mempesonanya?

bukan, bukan kataku
sinar matanya yang teduh yang membuatnya mempesona
malam menjadi terang, seolah ribuan bintang menaklukan sentimeter langit Nya
kau tahu? mengapa lautan beku tiba tiba mencair?
kau tahu bagaimana beruang tak kedinginan saat berenang dalam lautan es di kutub Nya?

Ingatlah, saat suara merdunya membangunkanmu di dua pertiga malam
dan seseorang yang hanya dengan melihatnya saja, engkau teringat Allah Yang Esa?
sungguh beruntung

Ingatlah, Allah yang memberimu hidup..memberi rasa..dan nafas yang...
memberimu nafas yang tak terhitung?
aku jadi berpikir, lebih banyak mana ya? nafas atau bintang bintang yang diciptakan Allah?

hmmm, biarlah itu urusan Penguasa Dunia, Allah Yang Maha Kuasa.
bersyukur pun aku masih belajar
bagaimana hendak berpikir tentang mahluk Allah yang lain?

Alhamdulillah..wa syukurillah..bersyukur pada Mu Ya Allah..

No comments:

Post a Comment