datanglah..jangan terlalu senja
aku mungkin tak sanggup lagi memangkas rimbun pagar depan rumah
datanglah
jangan terlalu senja...
lewatlah pintu depan dan ucapkan salam
datanglah
jangan terlalu senja...
padamu kutajamkan suara
sepekan sahabatku..itu waktuku
datanglah..jangan terlalu senja
ada matahari yang berjalan dalam udara..
ia hampir berhenti..sebelum senjaku tiba
aku menyerah
memanggilmu dari gumpalan awan
lalu menarikmu dalam doa panjang
sehat sehatlah senantiasa..
meski senyummu saja, belum terbayang
datanglah
jangan terlalu senja..
kurangkai siluet matamu dalam sujud
kupinta pada Nya Yang Maha Penyayang
datanglah
jangan terlalu senja..
ku pinta

No comments:
Post a Comment